Cirebon - Tim gabungan Basarnas, TNI-Polri, dan masyarakat berhasil menemukan seorang nelayan asal Desa Bungko Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut.
Korban diketahui bernama Sudjada (36), warga Blok II RT 003/RW 002, Desa Bungko Kidul, Kecamatan Kapetakan. Korban sebelumnya berangkat melaut pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Informasi hilangnya korban bermula ketika sesama nelayan, Sodiqin (58), melihat korban menuju ke tengah laut sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi angin kencang dan ombak tinggi. Korban kemudian tidak diketahui keberadaannya hingga sore hari.
Pihak keluarga selanjutnya memperoleh informasi bahwa perahu korban ditemukan di sekitar wilayah perbatasan Desa Krangkeng, Kabupaten Indramayu, namun korban tidak berada di dalam perahu tersebut. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian.
Pada Selasa (22/9/2026) malam, Tim Basarnas tiba di wilayah Desa Bungko Lor untuk melakukan pencarian. Namun, kondisi cuaca dan situasi malam hari tidak memungkinkan pencarian dilanjutkan secara optimal.
Pencarian kembali dilaksanakan pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 07.50 WIB oleh tim gabungan Basarnas, TNI-AL, Polairud, TNI-Polri, serta masyarakat.
Sekitar pukul 10.05 WIB, korban akhirnya ditemukan di bibir pantai kawasan tambak garam Desa Bungko, yang berdekatan dengan tambak udang milik warga. Korban kemudian dievakuasi oleh tim gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 11.53 WIB.
Berdasarkan pemeriksaan awal pihak Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kecelakaan saat melaut dalam kondisi ombak besar dan cuaca yang kurang bersahabat.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI turut melakukan pemantauan, koordinasi dengan aparat terkait, membantu proses pencarian dan evakuasi, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa, Basarnas, kepolisian, dan pihak keluarga korban.
Dengan ditemukannya korban, proses pencarian dinyatakan selesai dan jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Mey Krisfantoro